Author name: Permata Kopo GA13

Permata Kopo GA13 | Rumah Kontrakan Luas di Permata Kopo Sukamenak

Perpanjangan Sewa

Perpanjang karena nyaman berbeda dengan perpanjang karena malas pindah

“Kita lanjut saja. Pindahan capek.” Kalimat itu menjadi jawaban pertama Fikri setiap kali istrinya, Salma, mengajak membahas kontrakan. Rumah mereka sebenarnya cukup nyaman. Lingkungan dikenal, perjalanan masih masuk akal, dan biaya dapat ditanggung. Namun Salma ingin tahu satu hal: mereka bertahan karena rumah memang cocok atau karena membayangkan kardus saja sudah lelah? “Kalau jasa pindahan…

Pindah Keluar dengan Rapi

Pindah Keluar Tidak Dimulai Saat Truk Datang, Tapi Beberapa Minggu Sebelumnya

Truk baru akan datang pada Sabtu pagi. Namun bagi keluarga Rendy, pindahan sebenarnya dimulai pada Selasa malam tiga minggu sebelumnya, ketika tiga lembar kertas ditempel di pintu kulkas. Lembar pertama berisi tanggal. Lembar kedua berisi ruangan. Lembar ketiga berisi nama orang. “Kenapa namaku ada di bagian buku?” tanya anaknya, Sasa. “Karena itu bukumu,” jawab Rendy…

Perpanjangan Sewa

Keputusan perpanjangan terbaik mempertimbangkan uang, waktu, rutinitas, dan hubungan dengan lingkungan

Di keluarga Laras, setiap orang punya alasan berbeda soal kontrakan. Laras melihat tabungan. Suaminya, Bagus, melihat perjalanan kerja. Anak mereka melihat teman dan sekolah. Ibu Laras, yang sering datang membantu, melihat akses serta kenyamanan bergerak. Jika satu suara menang terlalu cepat, keputusan akan timpang. “Kalau uangnya masih ada, lanjut saja,” kata Bagus pada awal pembicaraan…

Perpanjangan Sewa

Kalau Mau Tetap Tinggal, Ini Waktu yang Tepat Membicarakan perbaikan yang tertunda

Ada satu ember yang selalu muncul ketika hujan datang dari arah tertentu. Bukan setiap hujan, bukan pula masalah yang membuat rumah tak dapat dihuni. Karena jarang, keluarga Yudi terus berkata akan membicarakannya nanti. “Nanti” akhirnya tiba tiga bulan sebelum perpanjangan. Mira, istrinya, meletakkan ember itu di tengah ruang meski hari sedang cerah. “Kalau kita mau…

Pindah Keluar dengan Rapi

Jangan Bawa Semua Barang ke Rumah Baru Kalau Setahun Ini Tidak Pernah Dipakai

Di sudut gudang kecil, Pak Yudi menemukan blender tanpa tutup, tiga kursi plastik retak, dan selimut yang masih terbungkus sejak pindahan sebelumnya. Ia membersihkan debu dari blender lalu memasukkannya ke kardus bertuliskan dapur. Putrinya, Sasa, menarik kardus itu kembali. “Ayah masih pakai ini?” “Belum sempat cari tutupnya.” “Sudah dua tahun.” Pak Yudi menatap benda itu…

Pindah Keluar dengan Rapi

Foto Kondisi Rumah Saat Keluar Sama Pentingnya dengan Saat Masuk

Pukul empat sore, rumah yang selama tiga tahun dihuni Rina akhirnya kosong. Cahaya masuk tanpa terhalang lemari. Bekas kaki meja terlihat di lantai, dinding yang dahulu tertutup rak memperlihatkan noda samar, dan suara percakapan memantul lebih panjang daripada biasanya. Kakaknya sudah berdiri di teras sambil memegang kunci mobil. “Semua kardus sudah naik. Kita berangkat sekarang?”…

Pindah Keluar dengan Rapi

Barang yang Masuk Sedikit dan Keluar Banyak: Audit Isi Rumah Sebelum Pindahan

Ketika masuk dua tahun lalu, keluarga Eko membawa satu mobil bak dan beberapa kardus. Menjelang keluar, ruang tengah dipenuhi rak, mainan, wadah dapur, kursi lipat, kotak kabel, pakaian, dan benda-benda yang seolah berkembang biak tanpa rapat keluarga. Anaknya, Jojo, mengangkat sebuah kabel. “Ini buat apa?” Eko melihat ujungnya. “Ayah enggak tahu.” Istrinya, Tami, menaruh kabel…

Pindah Keluar dengan Rapi

Alamat Paket dan layanan langganan perlu diubah sebelum rumah benar-benar kosong

Seminggu setelah pindah, telepon Wawan berbunyi. Aplikasi belanja menampilkan foto sebuah paket di depan pintu berwarna hijau. Pintu rumah baru mereka berwarna cokelat. “Siapa pesan sepatu?” tulis Wawan di grup keluarga. Putrinya, Rere, membalas dengan emoji mengangkat tangan. “Aku lupa alamat lama masih jadi default.” Rumah lama berjarak cukup jauh, penghuni berikutnya belum mereka kenal…

Scroll to Top